Pengertian dan contoh Bidal, Peribahasa, Pepatah, Perumpamaan, Pameo, Ungkapan

Pengertian Bidal
Pada awalnya, pengertian bidal sebatas nama benda penutup ujung jari tangan yang biasa dipakai saat menjahit agar tangan tidak tertusuk jarum. Namun dalam perkembangan selanjutnya, Bidal lebih diartikan sebagai peribahasa atau pepatah yang mengandung nasihat, peringatan, sindiran, dan sebagainya. bidal biasanya berupa kalimat singkat yang memiliki makna kiasan atau figuratif yang bertujuan menangkis, menyanggah, atau menyindir. Pengungkapan pikiran dan perasaan demikian tidak secara langsung, tapi dengan sindiran, ibarat, dan perbandingan. Dilihat dari bentuknya, bidal tergolong dalam puisi lama. Alasannya bentuk bidal yang singkat atau tidak sepanjang prosa.  Bagaimanapun bidalan tidak didahului oleh kata sendi nama seperti, bagai, laksana dan umpama. Perbedaan antara bidalan dengan pepatah ialah bidalan lebih kerap diguanakan, mempunyai nilai, ilmu dan pengajaran, sedangkan pepatah lebih ringkas sifatnya dan tidak mempunyai pengajaran.
Contoh bidalan:
Malu berkayuh perahu hanyut, malu bertanya sesat jalan
Jika kail panjang sejengkal, lautan dalam jangan diduga.
Maksud lapis pertama jelas dan maksud lapis kedua merujuk orang yangs edikit ilmu dan pengalaman supaya tidak mencuba sesuatu yang rumit.
Terlajak perahu boleh diundur, terlajak kata buruk padahnya.
Hujan emad di negeri orang,
hujan batu di negeri sendiri,
Baik juga negeri sendiri.
Sesat di hujung jalan, balik ke pangkal jalan.
Jikalau beranak, ikut kata bidan.



Pengertian Peribahasa
Peribahasa merupakan bahasa kiasan atau figuratif yang bisa berupa kalimat ataupun kelompok kata yang tetap susunannya. . Beberapa peribahasa merupakan perumpamaan yaitu perbandingan makna yang sangat jelas karena didahului oleh perkataan seolah-olah, ibarat, bak, seperti, laksana, macam, bagai, dan umpama.  Contoh:
  • Bagai api dengan asap artinya utuh dan tidak bisa bercerai lagi/selalu bersama-sama.
  • Bagai kerbau dicocok hidungnya artinya tidak ada pendirian/selalu mengekor kepada orang lain.
  • Bagai mencincang air artinya melakukan perbuatan yang sia-sia.
  • Bahasa menunjukkan bangsa artinya tabiat seseorang dapat dari cara mereka bertutur kata.
  • Bagai padi makin berisi makin merunduk artinya semakin tinggi ilmunya semakin rendah hatinya.
  • Bagai air titik ke batu artinya sukar sekali memberikan wejangan/nasihat kepada orang jahat.
Pengertian Pepatah
Pepatah atau perbilangan mempunyai struktur yang hampir sama dengan pepatah dan bidalan melainkan perbilangan disusun berangkap-rangkap seperti ikatan puisi.
Setiap rangkai pepatah terdiri daripada dua baris atau lebih dan disebut satu demi satu seolah-olah orang sedang membuat perbilangan atau perkataan.
Ia berkait rapat dengan adat istiadat, undang-undang atau peraturan masyarakat.
Contoh
  • Hancur badan dikandung tanah, budi baik dikenang jua artinya budi baik seseorang itu jangan dilupakan.
Bulat air kerana pembentung, bulat manusia kerana muafakat
Hati manusia sama dicecah, hati gajah sama dilapah.
Cubit paha iri, paha kanan sakit juga.
Ditelan mati emak, diluah mati bapak.

Pengertian Perumpamaan
Perumpaan tergolong dalam peribahasa berlapis, iaitu mengandungi makna tersurat dan tersirat.
Terdapat dua bentuk perumpamaan, iaitu yang menyatakan perbandingan secara terang-terangan dan yang tidak menyatakan perbandingan secara terang-terangan.
Perumpamaan yang menyatakan perbandingan secara terang-teranan didahului dengan kata-kata perbandingan seperti, umpama, bagai, laksana, ibarat dan baik; manakala perumpamaan yang tidak disebutkan perbandingan tidak didahului kata-kata perbandingan tersebut.
Contoh:
·         Seperti kera mendapat bunga artinya orang yang tidak tahu/tidak dapat menghargai barang yang berguna.
·         Bagai ayam bertelur di padi artinya seseorang yang menginginkan hidup yang bergelimang kesenangan dan kemewahan harta.
·         Bagai anjing beranak enam artinya orang yang sangat kurus perawakannya.
·         Bagai kucing lepas senja artinya sangat senang hingga lupa pulang.
·         Bagai pintu tak terpasak, perahu tak berkemudi artinya sesuatu yang dapat menimbulkan bahaya di kemudian hari.
·         Seperti katak di bawah tempurung
·         Umpama kaca dengan permata
·         Bagai pungguk rindukan bulan
·         Ibarat air di daun keladi
·         Laksana katak diharung ular.
Pengertian Pameo
Pameo Merupakan peribahasa yang berupa semboyan, berfungsi untuk mengobarkan semangat/menghidupkan suasana. Contoh:
·         Gantungkan cita-citamu setinggi bintang artinya agar kita tidak pesimis dan berusaha untuk mencapai cita-cita itu.
·         Belakang parang pun akan tajam bila diasah terus-menerus artinya betapapun bodohnya seseorang dapat diubah menjadi pintar bila ia belajar dengan sungguh-sungguh.

Pengertian Ungkapan
Ungkapan Merupakan peribahasa yang berbentuk kelompok kata. Contoh:
·                     Tebal muka artinya tidak mempunyai malu
·                     Panjang tangan artinya suka mengambil barang milik orang lain (suka mencuri)
·                     Kopi Pahit artinya mendapat teguran
·                     Sesat akal artinya hilang akal atau gila
·                     kaki tangan artinya anak buah atau pesuruh

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar